Labels:

Ibu Segalanya Untuk Anak

Ibu segalanya untuk anak

Sedih jikalau melihat seorang anak ditelantarkan oleh seorang ibu yang tak bertanggungjawab. Masih banyak diujung sana yang sangat mengharapkan kehadiran sorang anak.

Katakan saja dia "A", memang orangtuanya berkecukupan, dia hadir ditengah keluarganya sebagai anak bungsu, bukan karena ibunya tidak menyayanginya, namun karena kesibukannya yang luar biasa membuat "A" kemudian diurus oleh pembantunya di rumah. 

Setiap pagi ketika dia terbangun dari tidurnya, ayahnya sudah berangkat ke kantor, dan ibunya mengantarkan ke dua kakaknya ke sekolah. Tinggallah dia seorang diri dengan pembantu, sebut saja Mbah Inem yang selalu memanjakannya sejak dia bangun tidur. Dengan bahasa yang kurang terpelajar dari pembantunya inilah yang menyebakan terpaksa "A" selalu berkomunikasi dengannya setiap hari.

Lambat laun, ketika "A" beranjak besar, bahasanya kurang terpelajar suka berucap kasar, dibiarkannya berteriak-teriak di rumah, menangis setiap apa yang dia inginkan tidak dia dapatkan bahkan sengaja tidak diberikan agar "A" menangis, dan berperilaku kurang sopan sebagaimana anak kecil seperti biasanya. Lalu dimana peran Ibunya?

Banyak orang yang tidak suka dengannya, karena sedikit-sedikit menangis, dan oleh sebab itu dia dijuluki si cengeng. Ingat loh kalau ucapan itu adalah sebuah do'a, jadi saat dia dibilang si "cengeng" sejak itu pulalah dia menjadi karakter yang cengeng karena do'a dari orang-orang sekitarnya.

Sedangkan Ibunya, cuek saja anaknya dikatakan seperti itu, tak peduli lingkungan disekitarnya memperlakukan anaknya demikian, Padahal peranan ibu di sini sangatlah penting. Sejak kecil seharusnya seorang Ibu dapat mendidiknya dengan baik, sehingga kelak besar nanti anaknya akan menjadi seorang yang tegar, mandiri tanpa pangku tangan orang lain.

Entah apa yang dipikirkan oleh ibunya, setiap hari yang mempersiapkan makan anak-anaknya adalah pembantu di rumah. Padahal, dengan mempersiapkan makan untuk anak-anaknya, dapat memperhatikan asupan gizi yang akan masuk ke dalam diri anak tersebut, dan dari asupan gizi yang baik itulah yang akan tercipta seorang anak yang sehat dan cerdas. Bagaimana dapat memperhatikan gizi anak-anaknya, jika setiap hari pembatunya hanya dapat memasakan mie rebus atau mie goreng kemasan saja. Anaknya memang gemuk, tapi apakah gemuk itu saja cukup, apakah gemuk itu sehat dan menjadikannya cerdas? Kasihan melihatnya.

Dimasa-masa kecil, anak-anak sangat perlu perhatian Ibunya. Anak yang kurang kasih sayang dari seorang Ibu besarnya akan semena-mena hidupnya, dan itulah yang akan dipetik dari ibu yang cuek bebek tidak memperhatikan anak-anaknya sejak kecil. Mereka semasa besarnya tidak peduli dengan orang tuanya. Tidak akan bisa membantu orangtuanya bekerja dirumah. Bagaimana mereka mau membantu orangtuanya, sedangkan sejak kecil mereka diasuh oleh pembantunya yang tidak mungkin memberikan kasih sayang kepada anaknya tersebut.

Kasihan melihat anak-anak yang sejak kecil dimanjakan oleh pembantu-pembantu di rumahnya. Karena segala hidupnya dapat diperoleh dari pembantunya. Sehingga saat anak-anak dewasa kelak mereka tidak mengerti bagaimana membersihkan rumah. Memegang sapu saja mungkin tidak pernah tahu, apalagi mencuci piring, mencuci baju bahkan mungkin tidak dapat memasak apa-apa. Ini karena ibunya memanjakan mereka dengan seorang pembantu.

Disinilah peranan Ibu sangat penting untuk anak. Mengajarkan mereka turun bekerjasama membersihkan rumah, bukan menjadikan mereka pembantu, tetapi mengajarkan mereka mandiri. Bagaimana bisa mereka memelihara pembantu nantinya, sedangkan cara menyapu yang bersih saja mereka tidak tahu, yang ada mungkin mereka yang akan dibohongi pembantu.
 
Mama oh Mama
Saya sangat bersyukur padamu Mama, karena engkau telah mengajarkan kepada saya bagaimana menjadikan diri saya mandiri. Dulu ketika Saya engkau suruh-suruh membantu memasak di dapur walau mulut sedikit manyun engkau tetap sabar mengajarkan kepada saya, teringat oleh ucapan manismu mama,"Nak, bukannya Mama jahat menyuruh-nyuruhmu ini itu, tapi ini demi kebaikanmu kelak, kamu Harus Pintar segalanya...baik pintar Belajar, pintar di Dapur maupun pintar di Kasur. Engkau kelak akan berkeluarga, Mama cuma tidak ingin engkau dipermalukan di keluarga suamimu kelak."

Mama Oh Mama...
itulah do'a manis dari seorang Ibu, bukannya dia tidak sayang kepada anak-anaknya karena disuruh-suruh, karena sayang itulah seorang Ibu mengajarkan kepada anaknya ilmu-ilmu yang bermanfaat yang akan dapat dipergunakan untuk hidupnya kelak. Ibu ingin anaknya dapat menjadi Ibu Tauladan bagi cucu-cucunya nanti.

Terimakasih Mama, love you mom.....

76 comments :

  1. Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi,
    Dalam kemiskinan harta,ada kekayaan jiwa.
    Kehidupan ini akan terasa indah bila ada ma’af
    Taqobqlqllohu minna wa minkum
    Syiamana wa syiamakum

    ReplyDelete
  2. Karena itulah surga terletak di kaki ibu,,,
    Met lebaran, minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir n batin. salam perdana buat sahabat baru.

    ReplyDelete
  3. ibu memang segala2nya...met lebaran

    ReplyDelete
  4. ibu oh ibu

    aku sayang padamu
    tak akan bisa jemu
    mencintai abu

    ReplyDelete
  5. dalam suasana penuh kebahagiaan saya coba mengisi lebih dengan salam silaturahmi
    minal aidin walfaidzin ...

    ReplyDelete
  6. Ibu akan selalu disayang oleh kita semua

    ReplyDelete
  7. Menarik mbak ceritanya utk di bagi :)
    Selamat hari raya idul fitri 1 Syawal 1434 H
    minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin

    ReplyDelete
  8. orang tua kadang lupa, apalagi kalau kesibukannya itu tak lagi ada toleransi dengan waktu berkumpul dengan keluarga....akibatnya anak-anak yang jadi korban.

    Mohon maaf lahir batin, selamat lebaran 1434 H

    ReplyDelete
    Replies
    1. sekarang baru ngeh...kalau admin blog ini teh, ternyata mantan pacar sahabat desa cilembu yang paling ganteng sedunia....hehehe

      selamat HUT RI ke- 68 bu....MERDEKA!!

      Delete
  9. Kunjungan balik disini..selamat hari raya idul fitri mohon maaf lahir dan bathin

    ReplyDelete
  10. Alhamdulillah saya bisa mengambil ibroh dari artikel diatas..
    Memang benar, al-ummu madrosatul ula, ibu adalah sekolah pertama buat anak-anaknya, tumbuh kembangnya tergantung bagaimana ibu atau orang tuanya mendidiknya...

    Nice...

    ReplyDelete
  11. ada pepatah cinta ibu sepanjang zaman
    cinta anak hanya satu semalam

    barang kali ini gambaran yang menjelaskan

    btw. mhn maaf lahir dan batin, minal aidin wal faidzin

    ReplyDelete
  12. Ucapan adalah sebuah Doa , apa lagi kata yang keluar dari mulut ibu nya.. :D

    Kunjungan perdana mbak :D, .

    ReplyDelete
  13. Subhanallah, betapa mulianya seorang Ibu ... :)

    ReplyDelete
  14. aku tak ingin pengorbananmu sia-sia
    fisikmu dan bathinmu yang penuh goresan luka
    hanya karena ingin melihat anakmu kelak
    dalam menyongsong masa depan cerah

    oh IBU terima kasihku
    atas doa , harapan dan pengorbananmu
    yang slalu menemani langkahku

    blogwalking perdana

    ReplyDelete
  15. makanya sampe sekarang sy gak pakai pembantu, walau disuruh-suruh ma mertua. sy lebih puas dan merasa aman kalo anak2 dirawat istri sy. pendidikan lebih terjamin. walau ini merepotkn. tapi inilah tanggung jawab. selamat berlebaran. mohon maaf ya

    ReplyDelete
  16. buat saya mama is the best in the worl...begitu,kan Bund? Slm kenal

    ReplyDelete
  17. Ibu memang segalanya.... tanpa kenal lelah,...
    seorang ibu tersenyum meski sebenarnya sedang sedih, krna tak mau jadi beban untuk anak2nya...

    sayangi ibu, dan hormati selagi beliau masih ada ...

    Selamat Hari Raya Idul Fitri , Mohon Maaf Lahir dan Batin

    ReplyDelete
  18. Ibu memang adalah segalanya, bahkan sebelum kita dilahirkan pun perjuangan seorang ibu sangatlah berat... Semoga kita tidak menjadi anak yang durhaka kepada orang tua terutama Ibu.

    ReplyDelete
  19. Peran ibu memang tak tergantikan.
    Jika peran ini dilakukan dengan ikhlas dan diniatkan untuk ibadah maka akan barokah.
    Tanggung jawab seorang ibu bukan hanya sekedar melahirkan tetapi juga merawat,mengasuh,mengasihi dan mengasah si anak agar menjadi sebaik-baik manusia yaitu yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya.

    Terima kasih sajian artikelnya yang menarik,bermanfaat dan penuh makna.

    Salam hangat dari Jombang_Jawa Timur

    ReplyDelete
  20. makanya nabi muhamat SAW lebih memulyakan drajat seorang ibu, dan surga di telapak kaki ibu juga istilah bahwa seorang ibu itu sangat mulia..

    salam kenal ya mbak...? mohon maaf lahir dan batin..

    ReplyDelete
  21. asalamualaikum
    benar mba ibu bahkan rela kehilangan nyawanya demi anaknya
    trims visit dan follownya
    saya sudah follow back

    ReplyDelete
  22. Hal seperti ini memang sering kali terjadi ...
    Ada banyak kejadian yang pada intinya ... bermuara pada perhatian dan kasih sayang yang kurang dari orang-orang terdekatnya ...

    Banyak yang menyangka ... kasih uang ... kasih fasilitas ... kasih mainan ... kasih gadget ... kasih motor ... maka anak akan senang dan bahagia ....
    ini salah besar ...

    kehadiran Ayah dan Ibu dihatinya lah yang mereka tunggu ...

    Salam saya Kak

    ReplyDelete
  23. seorang ibu memang sangat penting untuk mendidik anak-anaknya,,

    Taqaballahu minna wal minkum. Selamat Hari Raya idul fitri 1434H, Minal Aidzin wal
    Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

    ReplyDelete
  24. surga ditelapak kaki ibu
    minal aizdin walfa'izdin
    mohon maaf lahir dan batin
    selamat hari raya idul fitri

    ReplyDelete
  25. Dikunjungan perdana ini
    Kami sekeluarhga mengucapkan
    "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H".
    Mohon maaf lahir dan bathin
    Taqabbalallahu minna waminkum

    ReplyDelete
  26. Taqobbalallahu Minna Waminkum Shiyaamana Wa Siyaamakum Minal 'Aidin Wal Fa'idzin,
    Saya Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriyyah

    Mohon Maaf Lahir dan Bathin

    ReplyDelete
  27. Selamat hari raya Idul Fitri 1434 H, minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir batin

    ReplyDelete
  28. salam kembali
    Terima kasih sudi mampir..
    Wah banjar asli nih.maaf kalau tirana aduka kadek bisa bersurah banjar.. Uyuh ari ni berataan berayak..

    Salam idulfitri .maaf lahir batin.

    ReplyDelete
  29. Menjadi ibu memang tidak mudah, jika tidak hati-hati dalam mendidik anak, bisa berdampak negatif terhadap masa depannya.

    www.komputekno.com

    ReplyDelete
  30. semua orag tua seharusnya menyadari apa yang kamu tuliskan mbak :)

    happy ied yah, mohon maaf lahir dan batin :)

    ReplyDelete
  31. tersentuh dengan tulisan mbak...
    salam kenal mbak, saya melihat di headnya mesjid beratap biru itu, saya pernah ke sana, di banjar baru buan mbak?

    saya mulai mengajak anak2 untuk mengerjakan pekerjaan rumah mereka suka membantu melipat pakaian, memasukan pakaian kotor ke mesin cuci dan membantu menjemur.
    alhamdullillah mereka suka.

    salam mbak

    ReplyDelete
  32. begitulah kehadiran ibu, tidak akan tergantikan oleh yang lain

    ReplyDelete
  33. kasih ibu sepanjang masa, terima kasih untuk renungannya mbak, jadi kangen ibuku...

    ReplyDelete
  34. Trnyata berat jg jadi seorang ibu. Penting utk pelajaran utk aku.

    ReplyDelete
  35. Semoga kelak saya bisa berperan sebagai ibu yang baik bagi anak2 saya. Aamiin :)

    ReplyDelete
  36. mau jadi apa anak2 tergantung bagaimana orang tua mendidiknya sejak kecil.

    Di daerah saya bnyk anak2 yg ditinggal ibunya jadi tkw di luar negeri tp anaknya ada yg nakal ada yg ga nakal. Tp kalo ada anak yg nakal, biasanya menyalahkan yg di rumah. Merasa hebat karna bs memberi uang, padahal yg anak butuhkan kasih sayang.

    Semoga saya bisa memberikan yg terbaik buat anak saya

    ReplyDelete
  37. salam kenal Bu.. matur nuwun dah mampir..

    met lebaran

    ReplyDelete
  38. Peran orang tua utamanya Ibu begitu penting dalam membesarkan dan mendidik anak-anaknya dalam mengarungi kehidupan ini. Ada yang sukses dan ada yang gagal dalam misi tersebut. Tentu tidak mudah dalam mengantar, mendampingi, dan mendidik anak-anak. Apalagi segala sesuatunya diserahkan kepada pembantu atau baby sitter. Orang tua sibuk bekerja dan membina karier tidak cukup waktu bersama anak-anak. Hanya digerojok dan dicukupi materi saja. Sedangkan pendidikan sopan-santun, budi pekerti, ataupun akhlak porsinya minim sekali. Banyak juga orang tua yang memasukkan ke lembaga pendidikan yang bernilai plus artinya disamping mendapat pendidikan umum, juga dibekali pendidikan agama, budi pekerti, sopan santun secara intens bersama guru yang terdidik dan profesional dengan standar mutu yang sangat baik. Bagaimanapun juga perhatian dan kasih sayang orang tua utamanya Ibu tetaplah dibutuhkan oleh anak-anaknya. Berbahagialah anak-anak yang mendapatkan kasih sayang tulus dan perhatian dari orang tuanya. Salam cemerlang.

    ReplyDelete
  39. Assalamu'alaikum mbak.
    Terima kasih sudah berkunjung di blog saya.
    Salam kenal juga :D

    ReplyDelete
  40. Terima kasih mbak telah berbagi artikel ini, sebagai anak kita harus selalu menghormati dan menyayangi Ibu kita..
    salam kenal juga dan izin follow blognya.

    Mohon Maaf lahir Dan Bathin..

    ReplyDelete
  41. benar bahwa, kasih ibu memang sepanjang masa [tanpa bermaksud mengecilkan peran ayah].

    Btw, Turut mengucapkan minal aidzin wal faidzin, Mohon maaf lahir dan bathin yang sedalam-dalamnya jika selama ini ada postingan, komentar dan atau hal lainnya banyak yang kurang atau menyinggung rasa di hati

    ReplyDelete
  42. Mampir lagi
    Sambil baca artikel bagus di sini :)

    ReplyDelete
  43. Tanpa ibu dan ayah nggak bisa apa-apa. Lahir juga kagak. -_-

    mampir ya http://lintasgaul.blogspot.com

    ReplyDelete
  44. jadinya anak lebih mirip sang pembantu, watak, kelakuan, cara bicara lebih dominan pembantu dari pada ibunya.
    bahkan ada guyonan dalam ujian SD, ada gambar ibu dan pembantu dalam soal, sang anak malah memilih kasih sayang seorang pembantu bukan ibu

    ReplyDelete
  45. ibu adalah segalanya untuk kita karena ia yg telah melahirkan kita :D



    admin "Variasi Blogger"

    ReplyDelete
  46. Kasih sayang seorang ibu jauh lebih berharga dibanding harta yang banyak sekalipun... Harta ada habisnya tapi kasih seorang ibu tidak akan pernah habis. (Salam kenal mbak...)

    ReplyDelete
  47. Taqabbalallahu minna waminkum
    Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1434 H.
    Mohon Maaf lahir dan bathin

    ReplyDelete
  48. salam kenal juga ya mbak, terima kasih kunjungannya, maaf baru bisa berkunjung balik kesini. Mohon maaf lahir batin

    ReplyDelete
  49. terima kasih kunjungan diblog saya, Mbak.

    Maaf kalau baru berkunjung kesini.

    Selamat Idul fitri :)

    ReplyDelete
  50. kebutuhan ekonomi yang membuat orang tua sibuk kerja. Dan sekarang tenaga wanita yang lebih dibutuhkan perusahaan.

    ReplyDelete
  51. Assalaamu'alaikum wr.wb, mbak Wieka Wintari...

    Alhamdulillah, senang bisa berkenalan dengan mbak Wieka. Terima kasih udah berkunjung ke blog saya. Maaf baru kembali aktif setelah balik raya.

    Ibu adalah ratu hati anak-anak. Walau sibuk apapun, ibu seharusnya bijak sana untuk meluang waktu bersama anak-anak agar di hari tuanya kelak tidak akan sengsara.

    Didoakan mbak Wieka sihat dan sukses selalu. Mudahan silaturahmi ini akan berterusan di kemudian hari.

    oh ya, blog mbak sudah saya linkkan di DUNIA SAHABAT pada abjad W, di sini...

    http://webctfatimah.wordpress.com/dunia-sahabat/

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak.
    SITI FATIMAH AHMAD

    ReplyDelete
  52. Kunjungan pertama sebagai kunjungan balasan.
    Setuju sekali dengan tulisan ini. Bahwa peran ibu amat penting buat perkembangan anaknya dari masa ke masa.

    ReplyDelete
  53. Anak adalah dambaan setiap insan, dan anak merupakan amanah Tuhan untuk kita jaga, pelihara, didik, termasuk menjaga kesehatannya. Taukah sob kalau blog saya ini buat awalnya karena anak saya yang sakit-sakitan?

    ReplyDelete
  54. minal aidin walfaizin kembali mbak ya...dan pasti nya salam knal juga dari Jol Aceh, Bireuen.
    Singgahan perdana ku juga ni di Blog nya mbak. So..thank atas kunjungan nya di http://sangsangkuturi.blogspot.com

    ReplyDelete
  55. Semoga kelak saya bisa menjadi ibu yang baik bagi anak2 saya..aamiin

    ReplyDelete
  56. Eksistensi seorang ibu memang sangat penting untuk anak. Artikel yang sangat menginspirasi kita semua. Salam kenal ya buk :)

    Selamat hari raya idul fitri buk. Minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin ea bila saya punya banyak salah :)

    ReplyDelete
  57. aku datang lagi
    karena membaca kembali

    ReplyDelete
  58. setuju. anak2 lebih membutuhkan kualitas kasih sayang orang tua

    ReplyDelete
  59. teringat bangun malam karena lapar.. allu ibu pun iku bangun terus masak buat anaknya ^_^

    ReplyDelete
  60. Ibu adalah surga di telapaknya,
    Ibu adalah pelita di kegelapan
    Ibu adalah penghibur di kala duka
    Ibu adalah segalanya...

    Salam untuk para Ibu....
    salam kenal ya mbak wieka

    dari kami di negeri surga wisata Pulau Tidung..

    ReplyDelete
  61. benar mbak, kita memang harus ngajarin anak2 supaya mereka kelak siap utk terjun ke masyarakat tanpa kita. salam kenal :)

    ReplyDelete
  62. Suka posting ini, Mbak Wieka,

    Salam buat ibu.

    ReplyDelete
  63. Peran seorang ibu mamang luar biasa... perbedaannya akan sangat kelihatan jika anak yg dibesarkan dan di didik oleh ibunya atau yang tidak

    http://www.katalogibu.com/kehamilan/ketahui-tanda-tanda-wanita-hamil-anak-perempuan.html

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkenan membaca artikel ini dan meninggalkan jejak komentar yang baik.

 
Lembar Kehidupan Wieka © 2008 | Designed by Wieka Wintari Banjarbaru, Kalimantan Selatan - Indonesia