Labels:

Aku Merindukan Papaku

Aku Merindukanmu Papa

Pagi ini, kulihat Papaku di atas kursi rodanya, kepalanya mengangguk seolah mengikuti alunan nada merdu kicauan sang burung.
Tak terasa enam bulan berlalu, penyakit stroke membuat kata yang Papa ucapkan tak jelas artinya, tangan kanan dan kaki kananmu lunglai lemah tak berdaya.
Yaa Allah aku merindukan Papaku, rindu suaranya, kehadiran beserta canda tawanya seperti dahulu.
Kulihat dirimu tertatih coba gerakkan kaki belajar melangkah, membuat aku menangis penuh rasa syukur kehadirat Allah yang telah melimpahkan anugrah kekuatan kepadamu.
Sabar ya Papa, yakiniku Allah senantiasa bersama kita dan akan menyembuhkanmu, semoga sakitmu menjadi penghapus atas segala dosa selama ini.


23 comments :

  1. Tentu kita ikut prihatin bila ada keluarga yang sangat dekat menderita sakit. Dengan terapi yang tepat, ketelatenan, kesabaran dapat mempercepat kesembuhan pasien. Semoga beliau dapat pulih dan beraktifitas seperti sedia kala.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ucapan yang sama untuk papah tecinta, maksimalkan upaya penyembuhannya bu..bukan apa-apa kalau baca artikel mengenai papah saya suka brebesmili, inget almarhum yang baru 1,5 tahun menghadap kepada-Nya.
      salam sehat dan ceria selalu untuk papah juga untuk abang har-ku yang suka usil dan suka ng'ledekin saya melulu tuh...:D

      Delete
  2. Semoga papanya lekas sehat kembali ya

    ReplyDelete
  3. semoga lekas sembuh untuk papa nya ya kak amin :)

    ReplyDelete
  4. Insya Allah, Papa akan sembuh, karena dirawat dengan penuh cinta oleh ananda tercinta..

    Terima kasih untuk partisipasnya ya Mbak.. :)

    ReplyDelete
  5. ikut mendoakan untuk kesembuhan papaya. Apa kabar mbak?

    ReplyDelete
  6. Semoga ayahanda tercinta segera sehat kembali
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
  7. hikhik jadi ingat sama Almarhum Papaku,,,,,semoga lekas sembuh yah mbak untuk Papanya,,,,,,,,

    ReplyDelete
  8. Walau dengan rasa sejuta penat, namun berbahagialah bagi kita yang masih memiliki ladang surga yang masih ada di dunia yaitu orangtua kita ya Mba... ? Semoga selalu diberikan kekuatan dan pertolongan terbaik dari semua ujian dan cobaan ini, Amiiiin.......

    Salam

    ReplyDelete
  9. saya turut prihatin mbk......semoga peyakit papa mbk win lekas di angkat dan segera sembuh, amiin

    ReplyDelete
  10. maen kesini lagi memberi salam sehat dan ceria selalu

    ReplyDelete
  11. Insya Allah, Papa segera sembuh Mbak Wieke. Doa kami dari jauh. Amin

    ReplyDelete
  12. turut mendoakan
    moga ayahanda cepat sembuh ya mbak
    amin

    ReplyDelete
  13. turut mendoakan
    moga ayahanda cepat sembuh ya mbak

    ReplyDelete
  14. semoga ayanda cepat sembuh ya mba :)

    ReplyDelete
  15. Masyaa Allah.., semoga dengannya dirimu dirahmati Allah atas kesabaran mengurus orangtua yang sudah lemah

    ReplyDelete
  16. Sabar mbak yach..semoga ayah cepat sembuh..tetap semangat dan sukses selalu

    ReplyDelete
  17. Assalaamu'alaikum wr.wb, mbak Wieka... lama sekali tidak bersilaturahmi kemari. Saya doakan ayah mbak akan sihat dan sembuh. Mudahan kasih sayang mba mengurus ayah akan diganjari Allah SWT. Aamiin. Salam manis dari Sarikei, Sarawak. :)

    ReplyDelete
  18. Salah satu Juri datang membawa lembar penilaian.

    Semoga sukses

    Salam saya

    ReplyDelete
  19. Jangan lupa ikut kontesku tentang Ibu dalam rangka menyambut Hari Ibu
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
  20. jangan lupa berdoa selalu mbak, biar lekas sembuh :D

    ReplyDelete
  21. Semoga papanya lekas sembuh ya say :) *turut mendoakan*

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkenan membaca artikel ini dan meninggalkan jejak komentar yang baik.

 
Lembar Kehidupan Wieka © 2008 | Designed by Wieka Wintari Banjarbaru, Kalimantan Selatan - Indonesia