Labels: ,

Pajakmu Menjadikan Negara Indonesia Adil Makmur dan Sejahtera

Ribuan pulau tergabung menjadi satu,
Sebagai ratna mutu manikam
Nusantara .. oh .. Nusantara

Berlimpah-limpah kekayaan Nusantara
Tiada dua dimana jua
Nusantara .. oh .. Nusantara

Pajakmu Menjadikan Negara Indonesia Adil Makmur dan Sejahtera

Lirik lagu lawas berjudul Nusantara V, yang dinyanyikan oleh group band legendaries Koes Plus masih terngiang di pendengaranku. Lagu nusantara yang diciptakan secara berseri, mulai dari lagu Nusantara I hingga lagu Nusantara VIII, setiap liriknya memang mengagung-agungkan akan potensi kekayaan alam negeri Indonesia yang sungguh melimpah ruah dan terkenal hingga ke seluruh dunia, seolah-olah tak akan habis dikelola dan dinikmati oleh anak cucu negeri ini.

Potensi kekayaan alam negeri ini sungguh beranekan ragam, mulai dari lahan subur untuk pertanian,dan perkebunan, lalu hutan dan peternakan, serta perikanan, kemudian mineral dan batubara yang sangat banyak terdapat di negeri yang kita cintai ini. Mulai dari Indonesia ujung Timur hingga Indonesia Ujung Barat, berawal dari Pulau Sumatera, jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Pulau Papua, potensi mineral dan batubara bisa kita temukan, baik yang sudah dikelola, maupun yang masih diekplorasi.

Berbagai potensi alam yang maha kaya tersebut bilamana dikelola dengan baik dan bijak tentunya dapat memberikan hasil yang maksimal bagi pembangunan bangsa dan negeri ini sebagai negara yang gemah ripa lo jinawi. Untuk mencapai hasil yang maksimal itulah maka negara harus bisa memperoleh pendapatan dari berbagai potensi kekayaan alam tersebut.

Karena biar bagaimanapun pembangunan negara dan bangsa membutuhkan modal dan kekuatan financial yang sangat besar. Dengan demikian pendapatan negara dari berbagai sektor yang ada juga harus terus menerus ditingkatkan. Sebagai instrumen ekonomi yang terbukti efektif untuk mengatasi masalah kesenjangan ekonomi tersebut adalah melalui pajak. Dan salah satu sektor yang bisa turut aktif dalam meningkatkan penghasilan negara adalah sektor perpajakan. Selain berfungsi menghimpun penerimaan bagi negara, sektor perpajakan juga berperan aktif sebagai salah satu alat pemerataan pembangunan dan kemakmuran serta kesejahteraan dan keadilan.

Sebagai salah satu abdi negara yang bertugas di bidang perpajakan,dan oleh pemerintah saya ditempatkan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sudah merupakan kewajiban saya untuk melaksanakan tugas sebaik mungkin. Dalam hal ini saya berusaha melakukan pembinaan, sosialisasi dan penyuluhan mengenai perpajakan, sebanyak mungkin kepada wajib pajak termasuk wajib pajak pertambangan dan perkebunan, yang memang sangat banyak keberadaannya di Kalimantan Selatan ini, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pendapatan negara dari sektor perpajakan.

Saat ini migas dan batubara mendominasi sektor pertambangan yang ada di Propinsi Kalimantan Selatan. Adapun dari data yang ada, potensi tambang yang ada bisa dibagi dalam tiga kelompok, yakni tambang golongan A yang terdiri dari batubara dengan potensi cadangan sebanyak 5,6 miliar ton, kemudian minyak bumi dengan potensi cadangan sebanyak 101.974.400 m³, dan biji nikel dengan potensi cadangan sebesar 42.242.000 ton.

Kemudian tambang Golongan B yang terdiri dari biji mas dengan potensi cadangan sebanyak 23.227.517 ton, biji besi dengan potensi cadangangan sebanyak 194.817.800 ton, dan kerikil dan batu intan dengan potensi cadangan sebanyak 23.154.000 ton. Sementara tambang golongan C terdiri dari marmer dengan potensi cadangan sebanyak 1.236.097.000 m³ , batu gamping dengan potensi cadangan sebanyak 10.291.116.760 ton, dan kaolin dengan potensi cadangan sebanyak 194.187.800 ton.

Selain sektor pertambangan, Kalimantan Selatan juga memiliki beberapa sektor andalan, antara lain. sektor pertanian dan perkebunan, baik berupa perkebunan yang dikelola oleh perusahaan besar swasta dan pemerintah, serta perkebunan yang dikelola rakyat. Disamping itu Kalimantan Selatan juga mempunyai sektor kehutanan, peternakan, dan sektor perikanan yang meliputi perikanan laut dan perikanan darat.

Sungguh Kalimantan Selatan sangat kaya akan potensi alamnya yang luarbiasa. Segala potensi tersebut bila dikelola dengan manajemen yang baik, bisa menjadi sumber pendapatan negara yang luarbiasa, terutama dari sektor perpajakan. Dan dengan melakukan pembinaan, sosialisasi dan penyuluhan mengenai perpajakan ini, diharapkan para wajib pajak dapat memahami dan mengerti akan kewajibannya kepada negara.

Setelah para wajib pajak itu memahami dan mengerti, makan tentunya diharapkan kesadaran para wajib pajak akan menunaikan kewajibannya sebagai warga negara, untuk membayar pajak kepada negara. Bilamana semua wajib pajak telah memenuhi kewajibannya, maka hal ini berarti pendapatan negara dari sektor perpajakan akan meningkat, dan hal ini sangat membantu pemerintah Indonesia untuk membangun negeri ini demi mencapai negara yang adil dan makmur serta sejahtera, tentunya dengan memanfaatkan setoran pajak yang masuk dari para wajib pajak tersebut.

Peranan sektor perpajakan sebagai salah satu alat redistribusi pendapatan negara secara nasional sudah terbukti positif di negara Indonesia. Dengan adanya setoran pajak yang sebahagian besar sumbernya berasal wajib pajak, maka daerah yang miskin akan potensi sumber alam tetap dapat disubsidi agar bisa membangun daerahnya. Dengan demikian maka tingkat kemakmuran masyarakat tidak akan mengalami ketimpangan, melainkan akan mengalami kemajuan yang berarti dan akan semakin merata secara nasional.

Dilihat dari komposisi penerimaan negara, sekitar kurang lebih 70% pendapatan negara berasal dari penerimaan pajak dalam negeri. Oleh karena itu, dengan berusaha mengoptimalkan sektor perpajakan, diharapkan warga negara Indonesia yang masih hidup di bawah garis kemiskinan bisa memperoleh kesempatan untuk menikmati pendidikan yang layak dan memperoleh fasilitas kesehatan yang cukup memadai, tentunya dengan pembiayaan yang diperoleh dari pemerintah.

Tak bisa dipungkiri, bahwa semakin banyak pajak yang bisa dikumpulkan dari wajib pajak, berarti penerimaan negara semakin meningkat, dengan demikian kemakmuran dan kesejahteran negeri dan rakyat Indonesia akan semakin meningkat pula. Marilah kita bersama-sama, bergandengan tangan, merapatkan barisan, meluruskan shaft dan melaksanakan kewajiban kita sebagai wajib pajak yang baik, demi mencapai tujuan kita bersama, menjadikan negeri Indonesia sebagai negara yang adil , makmur serta sejahtera.

Dengan membayar pajak maka berarti kita sebagai warga negara telah turut berpartisipasi dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia, melalui penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, sehingga akan meningkatkan kegiatan ekonomi, kesempatan berusaha dan membuka lapangan kerja, tersedianya sarana kesehatan yang layak, sarana pendidikan hingga ke jenjang yang tertinggi, serta sarana ketertiban dan keamanan pertahanan negeri ini.

Tanpa dukungan apapun dari masyarakat banyak, maka apapun semua yang saya dan teman-teman seprofesi yang bertugas sebagai abdi negara di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Banjarmasin telah lakukan, berupa penyuluhan, sosialisasi, dan pembinaan mengenai perpajakan kepada para wajib pajak akan sia-sia belaka, ibarat masuk telinga kiri keluar telinga kanan.

Namun saya haqul yakin bahwa dengan dukungan niat baik dan tulus dari seluruh rakyat Indonesia untuk melakukan segala ikhtiar yang telah direncanakan dengan baik dan bijak demi kebaikan bersama, dan tentunya tak lupa berdoa kepada Allah SWT, maka apa yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa dan negara ini akan bisa kita capai bersama. Dengan demikian maka bolehlah dikatakan, bahwa Pajakmu Menjadikan Negara Indonesia Adil Makmur dan Sejahtera,..insya Allah.

Siapa tak kenal Nusantara
Siapa tak suka Nusantara
Siapa tak sayang Nusantara
ho...ooo...ooo

17 comments :

  1. Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam Kontes Unggulan :Aku Dan Indonesia di BlogCamp
    Dicatat sebagai peserta
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
  2. ayo bayar pajak, dan pajak di gunakan sebgaimestinya ya mbak

    ReplyDelete
  3. Belom bayar pajak karena belom memenuhi syarat.. Heheh..

    Semoga menang ya Mbak, giveawaynya :D

    ReplyDelete
  4. Adil dan Makmur...dari Hongggkkooong?!

    ReplyDelete
  5. Selain giat menganjur bayar pajak, kita juga harus rajin mengawasi distribusi dana yang terkumpul dari pajak itu, supaya benar tepat sasaran. Iya kan :)

    ReplyDelete
  6. bajak memang tulang punggung negara. banyangkan kalau semua orang tidak sadar atau engga memnbayar pajak, bangkrut negara yang kita cintai ini

    ReplyDelete
  7. pajak kalo dikelola dengan benar dan dipegang oleh tangan2 yang benar2 amanah insya Alloh akan mendatangkan kebahagiaan

    ReplyDelete
  8. Alhamdulillah saya sudah bayar pajak tahun ini...

    ReplyDelete
  9. Alhamdulillah pajakku rutin dipotong sr gaji bulanan. :D
    Selanjutnya doa semoga para pemimpin amanah. Aamiin

    ReplyDelete
  10. Pajak yang besar-besar banyak sekali yang lewat, bahkan rakyat pun menjadi harus prihatin. Semoga saja negeri ini berlaku adil dengan para pengemplang pajak, baik besar mau pun menengah, dan bukan lagi menjadi rahasia umum kebocoran akan pajak masih banyak di negeri Indonesia.

    Salam

    ReplyDelete
  11. Kapan ya bisa ke Banjarmasin ketemu mbak Wieka di sana :)

    Sukses ya ngontesnya :)

    ReplyDelete
  12. Orang bijak..taat pajak.. begitu ya mbak Wieka? :)
    Siip... semoga sukses di kontesnya Pakde ini ya mbak...
    Oya, sy jd ingat teman diklat sy kemarin dr Banjar juga, membuat proyek perubahan ttg pengenalan musik2 tradisional Banjar.. keren2 alat musik tradisionalnya ya mbak... semoga tetap lestari..

    ReplyDelete
  13. Ruuuuaaaaaar Biasah artikelnya.
    semoga pakdhe terhenyat oleh lantunan kata2 cerdas ini.
    bagi bagi donks kalo menang :p

    ReplyDelete
  14. Assalaamu'alaikum wr.wb, mbak Wieka...

    Maksud pajak di sini adalah cukai (kalau di Malaysia), ya mbak. Di mana individu yang berkewajibannya harus membayar bagi meningkatkan dana negara untuk menambah pendapatan negara. Sebagai warga negara yang bertanggungjawab, pembayaran pajak hendaklah dilakukan apabila dikehendaki mengikut tarikh yang ditetapkan. jangan sampai menerima surat amaran yang akhirnya didenda jika diabaikan.

    Semoga memang kontesnya mbak.
    Salam manis dan salam Ramadhan dari Sarikei, Sarawak. :)

    SITI FATIMAH AHMAD

    ReplyDelete
  15. Mbak Wieka, silakan mengambil award yang saya hadiahkan buat mbak (kerana dulunya ada masalah pada kotak komentar mbak sehingga saya tidak bisa menyampaikannya) di sini pada urutan (4) Liebster Award. Semoga mbak sudi menerimanya sebagai tanda persahabatan antar dua benua.

    http://webctfatimah.wordpress.com/2014/06/06/ct255-meraikan-award-2/

    Salam sejahtera dari Saikei, Sarawak.
    SITI FATIMAH AHMAD

    ReplyDelete
  16. Pajak memang penting karena dengan pajak indonesia bisa eksis dalam pembangunan dan perbaikan, asal digunakan secara jujur dan transparan.

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkenan membaca artikel ini dan meninggalkan jejak komentar yang baik.

 
Lembar Kehidupan Wieka © 2008 | Designed by Wieka Wintari Banjarbaru, Kalimantan Selatan - Indonesia